welcome to my world...

Saat senja menyemburat jingga...kembalilah...
Saat senja menyemburat jingga...menyerahlah pada kelamnya malam...
Saat senja menyemburat jingga...biarkan bintang yang ganti bekerja...
Saat senja menyemburat jingga...kembali hadapkanlah wajahmu kepadaNya...
Dan saat senja menyemburat jingga...menangis dan bersandarlah pada Sang Pencipta...
Sebagai tanda syukur atas hari ini...

Selasa, 19 Agustus 2008

FROM LAPAN WITH LOVE..Episode 2. Tinggalkan Ground Zero Zero menuju Safety Area…

Episode 2. Tinggalkan Ground Zero Zero menuju Safety Area…


Hari keempat, Selasa, 1 Juli 2008. Sekitar jam 10.00 kami menuju stasiun peluncuran Roket LAPAN Pameungpeuk. Sempat di kawal petugas keamanan waktu masuk. Tapi selanjutnya lancar aja, setelah kami bertemu si bos di sana. Kemudian kami menuju control room, tempat merakit roket uji muatan (RUM, roket ini produknya INWAGAN) yang akan diluncurkan. Lagi2 kami Cuma liat2, lha gak ada yang bisa kami kerjakan. Nha RUM ini terdiri dari motor roket, muatan roket (badan roket), dan nose (moncong roketnya). Kenapa dinamai Roket Uji Muatan? Karena roket ini memang hanya bertujuan untuk menguji muatan roketnya.Eh…ini kataku sih. Tapi sepertinya memang demikian. Dalam setiap peluncuran atau biasa disebut Uji Terbang Roket (UTR), diluncurkan beberapa roket dgn maksud pengujian yang berbeda2. Ada roket yang diuji bahan bakarnya (propelan); dengan bahan bakar sekian, roket akan mencapai ketinggian sekian, mampu mengangkat beban sekian, lintasannya seperti apa,dsb. RUM menguji muatan roketnya. Pada uji terbang kali ini, ada 3 RUM yang diluncurkan dengan muatan yang berbeda2. Muatan 1, GPS. Muatan 2, kamera CCTV. Dan RUM ketiga, untuk menguji parasut dan spanduk. Kami sempat menuju launching pad, bantu2 masang kabel, liat-liat. Dan selebihnya kami berada di control room, melihat kesibukkan para personel INWAGAN mempersiapkan RUM.


Saat ashar kami kembali ke rumah Andi, istirahat, sholat. Dan ketika sore menjelang, waktunya jalan2...:-) Sekitar jam16.30 kami ke pantai Santolo, dengan berbekal makanan kecil dan minuman. Sunset drive di pantai Santolo,…ajiiiibbb…!!! Pantainya indah banget bozz….sepi,bersih, pas sunset lagi…wah.. apik lah pokok e!!


Hari kelima, Rabu, 2 Juli 2008. Kata pegawai INWAGAN, peluncuran akan dilangsungkan pagi2 bgt, sekitar jam 05.30, sebelum anginnya gede. Karena RUM tidak bisa terbang dengan kecepatan angin sekitar di atas 5 knot. Maka, setelah bergulat dengan udara dingin Pameungpeuk, dan dengan malas harus mandi jam 05.00, kami pun menuju Stasiun Peluncuran Roket sekitar jam 06.00.


“Dari mana mas?” sapa petugas keamanan LAPAN.

“Dari UGM pak?” kata Andi.

“O ya….silakan mas”


Kami masuk ke stasiun peluncuran roket, bertemu kenalan, dan berjalan menuju Launching Pad. Hampir semua orang yang datang adalah orang2 LAPAN dari berbagai Deputi, dengan seragam putih-biru dan atribut LAPAN. Sehingga kami yang pakai baju preman, tampak bagai makhluk asing. Tapi dasar kita cuek, melenggang saja. Mahasiswa UGM…(Halah…)


Tapi, waktu peluncuran agak molor, sekitar jam07.00 atau jam08.00 baru dimulai. Saat yang mendebarkan bagi para engineer roket LAPAN.

Berikut ini spesifikasi roket yang diluncurkan:




ROKET RX70 (100% LOCAL CONTENT)

Uraian

RX 70 LOCON

Misi

All system acceptance test

Panjang total

1358 mm

Diameter luar roket

70 mm

Berat total

9.6 kg

Jenis propelan

HTPB

Berat propelan

2 kg

Grain propelan

Bintang 8

Bahan tabung motor

ASTM A312

Thrust rata-rata

210 kgf

Tekanan ruang bakar rata2

58 atm

Burning time

1.6 detik

Prediksi ketinggian

2.4 m

Mass ratio

0.46

Diagnostic payload

0.24 kg

Potential payload

0.6 kg

Prediksi jarak jangkau

8.6 km


ROKET RX320 (ROKET BALISTIK)

Uraian

RX 3228.02.01

Misi

UJI KUALIFIKASI SISTEM

Panjang total

4755 mm

Diameter luar roket

320 mm

Berat total

598 kg

Jenis propelan

HTPB

Berat propelan

254 kg

Grain propelan

Konfig. Ganda

Bahan tabung motor

ASTM A312

Thrust rata-rata

3500 kgf

Tekanan ruang bakar rata2

80 atm

Burning time

13 detik

Prediksi ketinggian

15 km

Mass ratio

0.46

Diagnostic payload

10 kg

Potential payload

65 kg

Prediksi jarak jangkau

42 km


ROKET RKX 10T03 (ROKET KENDALI)

Uraian

RKX TO3 & TO4

Panjang

1725 mm

Letak COG

101 cm

Diameter

114 mm

Berat total

33.16 kg

Bahan Material

SSA 304

Panjang propelan

400 mm

Diameter propelan

100 mm

Thrust rata-rata

275 kgf

Konfigurasi grain

STAR-7

Burning time

2.5 detik


ROKET UJI MUATAN (RUM)

Panjang roket : 1145 mm

Diameter roket : 76 mm

Berat roket : 4500 mm

Berat propelan : 1000 gram

Panjang propelan : 110 mm

Prediksi ketingggian : 1 km

Roket jenis RUM inilah yang akan dilombakan dalam lomba uji muatan roket antaruniversitas di Jogja. Wanna participate?


“Tim SAE, Tim engineer, segera meninggalkan Ground ZERO ZERO menuju SAFETY AREA. Bunyikan alarm 3 kali. Tekan tombol FIRING. Hitung mundur 20 detik. 20…10,9,8,7,6,5,4,3,2,1…GO…!!!”

Dan wuuuzzzzzzzzz……


Satu per satu dari 14 roket pun diluncurkan…


Selepas dhuhur, kami pun kembali ke Bogor. Kali ini aku dan Diva nebeng mobil staff LAPAN. Andi dan Ican nebeng mobil si bos.


Perjalanan yang panjang. Dan setelah tersadar, jalan yang kami lalui malam2 (diceritakan di episode 1) itu, dari Pameungpeuk ke Garut, melewati gunung dengan jurang2 terjal yang mempunyai sekitar 400 tikungan (menurut informasi dari orang LAPAN…kurang kerjaan banget ngitungin tikungan..). Kalau sepanjang perjalanan liat jalan terus, dijamin bakalan mual truz muntah…buset dah… Aku, Diva, dan Ican gak abis pikir, bisa2nya Andi idup di daerah ini, gemuk lagi…

Yah nenek moyang asli sini. Mo gimana lagi??” kata Andi pasrah.


Setelah melewati banyak TOL, akhirnya kami sampai di Bogor jam 23.00. Sholat Isya’ dijama’ ma Maghrib, gosok gigi, tanpa mandi, langsung tergeletak bobo’ sampai pagi…


Baru lima hari kami lalui. Masih ada sekitar 25 hari lagi yang harus kami perjuangkan di sini…


To be continue…



Tidak ada komentar: