welcome to my world...

Saat senja menyemburat jingga...kembalilah...
Saat senja menyemburat jingga...menyerahlah pada kelamnya malam...
Saat senja menyemburat jingga...biarkan bintang yang ganti bekerja...
Saat senja menyemburat jingga...kembali hadapkanlah wajahmu kepadaNya...
Dan saat senja menyemburat jingga...menangis dan bersandarlah pada Sang Pencipta...
Sebagai tanda syukur atas hari ini...

Sabtu, 29 Januari 2011

SENSOR EFEK HALL MLX90217

HALL EFFECT SENSORS MLX90217




DIJUAL: sensor efek hall produksi Malexis, MLX90217. sensor pendeteksi medan magnet,biasa digunakan untuk pengukuran kecepatan rotasi (rpm). daripada musti pesen dan inden, beli ini aja, lebih murah dan langsung dapet. IDR 100.000 /piece. Beli sekarang dan berinovasilah, persediaan TERBATAS!!!

FITURES AND BENEFITS
- Rotary Position Gear Tooth Sensor
- Short Circuit Protection
- On-chip 10 bit A/D Converter
- Self-Adjusting Magnetic Range
- High Speed Operation
- No Chopper Delay
- Zero Speed Detection
- No Rotary Orientation Concerns

APPLICATIONS
- Camshaft Sensor
- Geartooth Sensor
- Linear Encoder
- Rotary Encoder
- Direction Detection*
*See applications example


DOWNLOAD DATASHEET
http://www.melexis.com/Assets/MLX90217_Rev9-Datasheet-4759.aspx

CONTACT ME ON FACEBOOK

Rabu, 24 November 2010

Karena Saking Cintanya...

“Sayang Padaku”

Duka derita
Duka laraku di dunia
Tidak lah aku sesali
Juga tak akan aku tangisi
Sesakit apapun yang kurasakan
Dalam hidupku
Semoga tak membuatku kehilangan jernih jiwaku

Andaikan dunia mengusir aku dari buminya
Tak akan aku merintih juga
Tak akan aku menangis
Ketidakadilan yang ditimpakan oleh manusia
Bukanlah alasan bagiku
Untuk membalasnya

Asalkan karena itu
Tuhan menjadi sayang padaku
Segala kehendaknya
Menjadi surga bagi jiwaku

Bukanlah apa kata manusia
Yang ku ikuti
Tetapi pandangan Allah Tuhanku
Yang ku takuti
Ada tiadaku
Semata-mata milikNya jua .
*********************************************************************************

Lirik lagu diatas barangkali cocok bagi kita semua. Dan memang seharusnya begitu. Di samping indah kata-katanya, sarat makna pula. Lagu tersebut dinyanyikan oleh Novia Kolopaking dengan iringan musik dari Kyai Kanjeng.

Kita semestinya memang Cuma takut pada pandangan Allah. Semua yang kita lakukan mustinya dengan perspektif Tuhan. Sebelum kita berbuat mustinya kita selalu berpikir, apakah Tuhan senang dengan apa yang akan kita lakukan? Ataukah Tuhan justru akan murka?

Nyatanya, kita seringkali bertindak atas perspektif manusia. Siapapun manusianya. Atasan di kantor. Presiden. Menteri. Gubernur. Bupati. Bapak. Ibu. Istri. Suami. Anak. Bahkan tetangga. Kita amat sering melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu karena manusia. Atau biasa disebut ‘riya’. Atau bisa jadi kita juga sering melakukan sesuatu bukan karena manusia, juga bukan karena Allah. Tapi, ya, dilakukan saja. Tanpa peduli apa dampaknya nanti. Tanpa peduli pandangan manusia, apalagi pandangan Tuhan. Naudzubillah.

Mengapa kita perlu melakukan sesuatu dengan pertimbangan Tuhan?

Karena kita bisa membohongi manusia. Tapi tak bisa membohongi Tuhan.
Karena kita bisa bersembunyi dari manusia. Tapi tak bisa bersembunyi dari Tuhan.
Karena kita bisa lari sejauh-jauhnya dari hukum manusia. Tapi tak bisa lari dari hukum Tuhan.
Dan karena kita semua akan kembali kepadaNya. Dan akan menghadapi pengadilanNya yang Maha Adil.

Melakukan sesuatu tanpa mempedulikan pendapat Tuhan, akan menimbulkan kerusakan di muka bumi. Apakah para koruptor mempertimbangkan tindakannya dengan pandanganTuhan, saat mencuri uang rakyat? Apakah perusak hutan, mempertimbangkan pendapat Tuhan, yang justru telah menunjuk manusia sebagai khalifah di bumi? Apakah para pezina mempertimbangkan pendapat Tuhan yang telah menciptakan manusia lebih tinggi derajatnya dari hewan? Namun, manusia sering kali menyamakan derajatnya dengan binatang. Astaghfirullah.

Yah. Kita semua musti bertindak dengan terlebih dahulu memikirkan apakah tindakan kita bermanfaat bagi diri sendiri atau orang lain? Apakah tindakan kita akan membawa kebaikan bagi kita, di dunia dan di akhirat?

Jika sudah demikian, maka terbuktilah cinta kita kepada Tuhan. Kepada Allah SWT. Seperti yang di sebutkan pada lirik lagu yang berjudul “Sayang Padaku” di atas. Tak peduli dengan segala perih, sakit hati, penderitaan, keterasingan dari dunia, ketidakadilan oleh manusia. Yang penting, Tuhan jadi sayang kepada kita melalui segala ujian dan cobaan itu. Ya, karena sejatinya, musibah, ujian, cobaan itu merupakan tanda cinta Allah kepada manusia. Itu artinya Allah masih perhatian kepada kita. Jika seseorang menyerah, kalah terhadap ujian itu, dan melakukan tindakan-tindakan yang tidak disukai Tuhan, maka orang tersebut kalah, tidak naik kelas.
Dan kalau sudah saking cintanya sama Allah, maka apa kata manusia, terutama yang menjatuhkan, tak akan lagi mempengaruhi kita secara signifikan. Karena yang ditakuti Cuma pandangan Allah. Dan bukan mengikuti pandangan manusia.

Maka amatlah mencintai Allah. Coba baca lagi lirik di atas, akan seperti muncul energi yang luar biasa, yang membuat kita memandang kehidupan ini secara SEDERHANA saja.

Energi itu adalah energi cinta. Cinta yang amat sangat kepada Allah. Yang akan membuat kita ringan saja menjalani hidup yang kadang amat berat. Yang juga akan membuat kita berdiri tegap dengan wajah berseri, menatap dunia, dan tersenyum, sambil berkata “ Hai dunia, kau tak akan mampu membuatku menyerah kepadamu”.

Senin, 08 November 2010

(Ternyata) Ini Bukan Semata Masalah Cantik

Saya baru saja menghadiri sebuah acara yang dihadiri oleh banyak orang termasuk pejabat pemerintah kota Jogjakarta. Sejenak saya mengamati orang-orag yang datang. Lelaki,perempuan. Tua,muda. Hitam, putih, coklat, kemerahan. Benar-benar beragam. Tapi kemudian saya terpikir untuk lebih banyak mengamati wanitanya.

Kadang kita (para wanita) merasa perlu memeperbaiki penampilan. Yaa, jangan sampai tabaruj (berlebihan), tapi paling tidak rapi lah. Bagaimana pun naluri wanita pasti ingin tampil "cantik", at least baik lah secara penampilan.Begitu pun saya. Karenanya, wanita sering kali jadi korban industri kosmetik.Sekarang yang menggelitik pikiran saya adalah bagaimana definisi cantik itu?

Semua orang bisa jadi punya definisi masing-masing tentang cantik. Begitupun saya. Bagi saya cantik itu cerdas,smart,punya karakter, sholihah, menjaga diri. Ya, bisa dibilang innerbeuty. Wanita yang cantik adalah yang bisa bersyukur kepada Tuhannya, seperti apa pun wujud muka dan tubuhnya. Wanita cantik itu adalah wanita yang bisa menjaga dirinya dari lelaki-lelaki yang bukan mahramnya. Wanita cantik itu adalah wanita yang tidak hanya mengandalkan kecantikan lahiriahnya saja, tapi juga cara berpikirnya. Wanita cantik itu cerdas.

Tapi lagi-lagi, tak bisa dipungkiri, bahwa media dan dunia ini telah meng-generalisasi-kan definisi cantik kepada semua wanita di dunia. Boneka Barbie, Kontes Ratu Sejagad, Kontes kecantikan, Iklan Kosmetik, dsb. telah membuat satu definisi cantik yang seragam: putih, tinggi, langsing, proporsional, rambut panjang, kaki panjang, kulit mulus. Lalu semua wanita berlomba menjadi demikian. Dengan berbagai motivasi tentunya. Dan salah satunya tentu untuk menarik perhatian lawan jenis.

Ketika saya mengamati wanita-wanita di sekeliling saya, pada acara yang saya hadiri kali ini, saya menemukan banyak sekali wanita "cantik". Cantik dalam hal penampilan. Ya. Dengan busana warna warni, jilbab warna warni, riasan warna warni. Semua cantik. Meskipun kata orang cantik itu relatif. Dan mungkin karena relatif inilah, nyatanya semua wanita, baik yang masuk kategori cantik ala masing-masing individu maupun cantik ala media, bisa menemukan lelaki pasangan hidupnya. Yup, jodoh.

Hahaha...jadi mau ngomongin masalah jodoh? Hehehe...
Tapi serius, saya benar-benar memikirkannya kala itu. Artinya jodoh itu benar-benar misteri Allah. Jodoh tidak bisa dihitung dengan matematika (apalagi fisika). Tidak bisa diprediksi dengan pasti.Cuma, jodoh punya rumus sendiri yang diformulasikan langsung oleh Allah bahwa wanita baik-baik adalah untuk lelaki yang baik pula (Q.S. An Nur: 26).

Jodoh adalah misteri. Seperti halnya mati dan rezeki. Namun, semua itu wajib diusahakan dengan maksimal. Jodoh adalah misteri, yang hanya Allah saja yang tau. Dan ini semakin diperkuat dengan pengamatan saya tadi. Wanita yang kita anggap jelek secara fisik, tetap saja bisa mendapatkan suami yang cakep. Atau sebaliknya. Jadi, sayapun berpikir, kenapa harus repot dengan apakah kita "cantik" atau tidak? mengapa kita (wanita) harus ribet dandan menor cuma untuk menarik perhatian lawan jenis, toh nantinya kita akan tetap mendapatkan jodoh kita, walaupun gak dandan.

Haha...jangan tersinggung dulu para wanita yang budiman. Bahwasanya itu semua adalah bentuk ikhtiyar alias usaha, that's okey. Pada akhirnya poin yang ingin saya sampaikan adalah, jodoh itu bukan semata perkara kecantikan fisik. Tapi ia adalah misteri Ilahi, yang patut kita usahakan, tanpa menyiksa diri, tanpa merubah kita -para wanita- menjadi orang lain, tanpa melanggar aturan dan norma-norma agama maupun norma di masyarakat.

Jodoh itu bukan di cari. Ia telah di sediakan Allah untuk kita. Jodoh cuma perlu dijemput...
Dan sekali lagi jodoh itu memang benar-benar misteri Allah.

We are beautifull
no matter what they say
words can't bring us down..

(Beautifull by Christina Aguilera)