welcome to my world...

Saat senja menyemburat jingga...kembalilah...
Saat senja menyemburat jingga...menyerahlah pada kelamnya malam...
Saat senja menyemburat jingga...biarkan bintang yang ganti bekerja...
Saat senja menyemburat jingga...kembali hadapkanlah wajahmu kepadaNya...
Dan saat senja menyemburat jingga...menangis dan bersandarlah pada Sang Pencipta...
Sebagai tanda syukur atas hari ini...

Senin, 20 Oktober 2008

FROM LAPAN WITH LOVE..Episode.10. Serangan Teman Kecil...

Hari ke berapa ya???
Yang jelas hari Sabtu dan Ahad, 19,20 Juli 2008.
Seperti biasa, hari Sabtu dan Ahad adalah waktunya bermalas-malasan. tentunya bagi mereka yang memang malas. Tapi Sabtu pagi itu kami sibuk bersih2.Tumben rajin...

Bukan apa-apa. Masalahnya, setelah kami pulang dar silaturahim ke rumah pak Edi Sutanta tadi malam, mess kami diserang ribuan bahkan jutaan atau mungkin ratusan juta serangga hitam kecil, yang bisa mengeluarkan bau seperti walang sangit dan sangat mencintai foton alias suka tempat2 terang. buanyak sekali... saking banyaknya, ubin teras mess yang tadinya berwarna putih, jadi keliatan berwarna hitam karena tertutupi tubuh2 mungil serangga itu.

Setelah semalaman ngeri plus merinding melihat makhluk kecil sebanyak itu, pagi ni, kami harus menyapu serangga2 itu keluar dari mess.Dan saat disapu, tubuh2 mungil itu berbunyi "klotak..klotak..." hiiii....ngingetnya aja bikin geli...

Aku,seperti biasa, nyuci baju kalau hari Sabtu. Diva dan Ican masih asik ngobrol. Sedangkan Andi sudah cabut ke rumah Abangnya di Bogor pagi tadi. Setelah selesai nyuci dan siap2, aku meluncur menuju Bogor, ke workshop, ada keperluan. Dan tak lama kemudian Ican pun menuju Jakarta, ke rumah abangnya juga. Maka di mess hanya tersisa Diva seorang diri...

Tanpa sepengetahuanku, Diva telp Andi, karena ngeri di mess sendirian. Andi pun telp aku, yang lagi nge-mie di burjo deket workshop, nanyain kapan aku pulang. Rencanaku, aku mau pulang ke mess sekalian abis ashar..Mendengar nada bicara Diva yang sangat memelas (hehe...lebay), Andi segera pulang ke Rumpin. Dan aku pun segera pulang selepas ashar. Aku sampai di mess jam 18.30...O ya, ternyata Ican gak pulang hari ni. Dia mau jalan2 ke Bandung ma temen2nya dari Padang..Dasar...!!!

Hari ahadnya, bener2 cuma males2an, nothing special to tell. biasanya kalo lagi gak ada kerjaan gini, aku maksain ada kerjaan,satu2nya alternatif, ya...nyuci baju lagi.. Truz tidur siang..nyari makan..nge-game... Eee,tau-tau dah maghrib... Eee, tau tau lagi dah malem.. truz bobo' malem lagi deh...

To be continue....

Selasa, 07 Oktober 2008

FROM LAPAN WITH LOVE..Episode 9. Hari-hari di kantor…(continued)

Hari kedua puluh, Jumat, 18 Juli 2008. Pagi-pagi banget, hape-ku berdering,tanda ada sms masuk. Ternyata eh ternyata, sms tersebut dari mas Adi. Bunyinya kurang lebih begini :

“Maaf, hari ini saya gak ke kantor. Ada tugas untuk kalian: 1. menampilkan nilai tegangan pada semua pin ADC. 2. menampilkan data suhu dalam berbagai satuan (C,F,dll). Suk senin tak tes siji siji”

MasyaAllah apa lagi ni? Langsung aja sms tu ku balas:

“sik mas, ngomong apaan sih?hehe..ya ntar kita usahain mas”

Dan seperti biasanya, kami pun dengan semangat menuju ke kantor dengan baju batik di hari Jumat yang ceria ini.

Sampai di kantor,kami langsung….ngenet dulu..hehe…

Setelah itu,kami berdiskusi untuk menyelesaikan tugas dari mas adi. Kami memutuskan untuk memahami makna ‘every single word’ dari listing program yang telah dibuat agar kami tau harus membuat listing program yang seperti apa untuk menyelesaikan tugas dari mas adi. Listing program dan beberapa lembar datasheet ATMega8 kami cetak biar bisa di oret-oret. Dan akhirnya, mas adi sms lagi. Intinya, dia menanyakan apa tugas kami dah selesai. Ku bales smsnya “kami lagi mencoba untuk memahami makna listing programnya mas”

Mas Adi bales lagi “oke..selamat mengerjakan. Learning by doing aja.ntar lama-lama kalian paham sendiri”

Kami melanjutkan perjuangan dengan mulai mengerjakan listing program untuk tugas yang kedua , menampilkan data suhu dalam satuan Fahrenheit. Dicoba-coba, listing programnya diotak-atik, masih belum ketemu nilai yang diinginkan, sampai waktu sholat Jumat tiba. Andi dan Ican menuju masjid kompleks LAPAN dengan ‘nebeng’ tentunya karena jarak kantor ke masjid lumayan jauh,maklum kompleks LAPAN ni luas buanget. Nha kami yang permpuan masih penasaran dengan listing program yang belum jadi. Aku dan Diva masih ngotak-atik listing programnya sampai akhirnya muncul kata-kata dari mulutku “Div,makan yok…” hehe…kalau gak segera ke kantin, ntar kantin dikuasai makhluk-makhluk bernama lelaki…

Setelah sholat dan makan siang, kami berempat balik lagi ke kantor mengerjakan tugas dari mas Adi, yang satu pun belum berhasil kami selesaikan. Sampai akhirnya aku mulai bosan dan membiarkan temen2 yang lain nyelesaiin tugas kedua. Sedangkan aku…nge-net di ruang operator..hehe…

Beberapa menit kemudian terdengarlah teriakan keberhasilan dari ruang sebelah, ruang yang digunakan temen2 untuk ngerjain tugas. Wajah temen2 langsung sumringah demi menyaksikan bahwa mereka berhasil mengedit listing program dan menyelesaikan tugas kedua. Untuk tugas pertama, ntar dulu lah . alias nyeraaah….!!! Abiz, bener2 gak dong musti gimana. Padahal Andi dan Ican dulu dah pernah diajarin langsung ma mas adi tentang tugas pertama. Tapi tetep aja mereka gak dong dan sekarang lupa caranya. Wah…payah ni cowok2…(hehe bias gender ney..)

Sepulang kantor, seperti biasa kami bikin video “pulang kantor” yang menceritakan perjalanan kami dari kantor sampai mess. Tapi pas lewat deket Taman Energi Angin, kami ketemu pak Edi Sutanta, KASUBAG TU PUSTERAPAN LAPAN. Beliau memanggil kami, ngobrol-ngobrol, dan menawari kami untuk maen ke rumah beliau. Kami pun meniatkan untuk maen ke rumah beliau malam ini. Dengan tidak beli makan malam dulu, siapa tau di ajak makan bareng,,,hehe…. O ya, putra Pak Edi ni mahasiswa ELINS UGM angkatan 2007 loh…

Malamnya,kami beneran maen ke rumah Pak Edi. Di sana kami diajak ngobrol panjang lebar kali tinggi (kadang kami nyambung,kadang enggak…kayaknya banyak enggaknya deh…hehe…). Tapi di setiap ceritanya, beliau memotivasi kami untuk terus bertahan dan berjuang. Baik ya…

Dan akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu pun datang…Pak Edi ngajak kami makan bareng sekeluarga beliau…cihuy…kami sebenernya seneng bgt, tapi si Ican dengan tega dan dengan kencengnya bilang “wah harapanmu terkabul, Yes”, di deket Pak Edi pula. Kurang ajar,,padahal dia sendiri juga ngarep…

Wal hasil, malam itu kami lalui dengan kehangatan suasana kekeluargaan dengan Pak Edi sekeluarga…Matur nuwun Pak Edi…

To be continue…

Jumat, 03 Oktober 2008

RAMADHAN-KAN DIRI

Saudara...
Ramadhan berlalu
malam-malam yang hidup dengan tarawih berlalu
malam-malam yang ramai karena tadarus Quran, berlalu
hiruk pikuk sahur di pagi buta, berlalu
Ramadhan berlalu
tanpa kita tahu
akankah kita bertemu lagi

Saudara...
benarkah Ramadhan yang baru saja berlalu
adalah ramadhan terbaik
seumur hidup kita??
apakah keshalihan-keshalihan Ramadhan
masih tetap ada dalam diri kita?
ataukah kita terlena dengan
gegap gempita Idul Fitri
terlena dengan sajian-sajian Lebaran
hingga kekenyangan
terlena dengan obrolan-obrolan bersama
hingga lupa sholat...
picik dengan makna Idul Fitri...

Idul Fitri begitu suci untuk dilewatkan
hanya dgn makan-makan
ngobrol ngalor-ngidul
pamer baju baru...
silaturahim begitu indah untuk dijalani hanya dengan itu semua

maka Syawal adalah Ramadhan
Dhulqo'dah adalah Ramadhan
Dhulhijjah adalah Ramadhan
Muharram adalah Ramadhan
dan seterusnya...
Ramadhan harus tetap hidup di setiap saat hidup kita
di setiap bulan..
malam-malamnya harus tetap hidup dgn tahajjud
siang malamnya harus tetap ramai dengan tilawah al quran
hari-harinya harus tetap penuh perjuangan
menahan nafsu...
Ramadhan harus terus hidup dalam diri kita...
karena ia membawa ketenangan
semangatnya menginspirasi setiap langkah perjuangan
di 11bulan ke depan

Ya Rabb
pertemukan ku lagi dengan Ramadhan tahun depan...